USWATUN CHASANAH {08410043}
PAI B
NO: 7
EPISTEMOLOGI
Epistemologi berasal dari bahasa yunani episteme yang berarti knowledge (pengetahuan) dan logos bararti the study of atau theory of. Secara harfiah, epistemologi berarti study atau teori tenteng pengetahuan. Dalam filsafat epistimologi merupakan cabang dari ilmu filasafat yang membahas asal-usul, struktur, metode-metode dan kebenaran pengetahuan. Atau gampangnya epistesmologi adalah cara mengetahui kebenaran yang ada.
Dan untuk menyatakan suatu kebeneran ilmu pengetahuan itu ada 3:
1. Rasio
Plato (427-347) sebagai peletak dasar idealism atau rasionalism. Menurutnya hasil pengamatan inderawi tidak memberikan pengetahuan yang kokoh karena sifatnya yang selalu berubah-ubah sehingga tidak dapat di percaya kebenarannya. Ia lebih percaya pada dunia ide.
2. empirisme/indera
Aristoteles (384-322) menurutnya manusia memperoleh pengetahuan melalui proses pengamatan inderawi yang panjang yang disebut sebagai proses abstraksi. Walaupun pengmatan inderawi tidak tetap dan tidak kekal tetapi dengan pengamatan secra tetrus menerus terhadap objek yang konkrit akal dapat melepaskan atau mengabstraksikan idenya dari objek tersebut.
3. intuisi/firasat
Al ghozali (1059-1111) memang pengetahuan dapat di peroleh mealalui rasio dan inderawi tetapi yang paling tinggi adalah pengetahuan yang diperoleh melalui kasyf atau intuisi.